by

TRADISI SEDEKAH BUMI DI PATI BUMI MINA TANI

Salah satu desa di wilayah Kabupaten Pati, tepatnya desa Sidoarum Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati yang terkenal dengan istilah Bumi Mina Tani ini pada hari Jumat 9 Agustus 2019 melaksanakan acara puncak sedekah bumi.

Tasyakuran sedekah bumi sudah menjadi tradisi budaya dimana masyarakat belum merasa lengkap atau masih terasa kurang bila belum merasakan tasyakuran seperti ini.

Kirab Prosesi Sedekah Bumi

Tasyakuran ini sebagai wujud rasa syukur masyarakat dengan memberi hiburan kepada seluruh masyarakat luas, akan tetapi yang paling utama adalah memohon segala sesuatu yang baik, rezeki, kesehatan dan lainnya kepada Allah SWT.

Kirab Prosesi Sedekah Bumi Desa Sidoarum Kec. Jakenan Kab. Pati

Di Kabupaten Pati terdiri dari 401 desa dan 5 Kelurahan melaksanakan tasyakuran berupa sedekah bumi. Di setiap desa penyelenggaraan acara sedekah bumi ini masing-masing memiliki keunikan dalam pemilihan hiburan. Pati bagian utara (pantura) mayoritas memilih hiburan berupa pagelaran wayang kulit. Sementara di wilayah bagian selatan rata-rata menghadirkan pagelaran seni ketoprak.

Pagelaran Ketoprak Cahyo Mudho

Pagelaran Ketoprak Bakaran Kulon Sebagai Puncak Prosesi Sedekah Bumi

Seperti sedekah bumi yang dilakukan desa Sidoarum Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati, yang termasuk wilayah bagian selatan Pati. Sebelum digelar puncak prosesi berupa hiburan pagelaran ketoprak sehari semalam ada acara prosesi mengarak gunungan dan juga ada pertunjukan “Barongan” dengan berkeliling desa. Barongan ini keliling ke seluruh wilayah desa dari rumah ke rumah dengan tujuan semua warga desa diberi keselamatan, kesehatan dan rezeki dari Allah SWT.

Arak-arakan gunungan yang berisi hasil bumi dan ambengan untuk selamatan, diarak menuju balai desa dengan diiringi pasukan pawai yang memakai pakaian adat Jawa (yang terdiri dari para perangkat desa Sidoarum). arakan gunungan tersebut diiringi penampilan drum band dan kelompok senam ibu-ibu PKK.

Setelah arakan gunungan sampai di balai desa maka diadakan do’a bersama yang dipimpin oleh Modin. Panjatan do’a telah usai maka dilakukan makan bersama ambengan yang dibawa.

Salah satu adegan pagelaran ketoprak adengan lakon “Darmawangsa Dadi Ratu”

Sebagai puncak acara sedekah bumi yaitu pagelaran ketoprak oleh paguyuban ketoprak “Cahyo Mudho” dari desa Bakaran Kulon Kecamatan Juana Kabupaten Pati yang merupakan paguyuban Ketoprak legendaris dari generai ke generasi sampai saat ini dan paling disukai oleh mayarakat desa Sidoarum.

Nobar pagelaran ketoprak Cahyo Mudho Bakaran Kulon

Penulis merasa terbawa kenangan masa kecil nonton Ketoprak bareng dengan keluarga. Paguyuban ketoprak ini  sangat disukai dari masa kecil saya sampai sekarang yang memiliki para “pandemen militan” dari anak-anak, remaja dan orang tua. semua  sangat menikmati pagelaran ketoprak ini.

Setiap acara sedekah bumi desa Sidoarum, paguyuban ketoprak ini yang selalu mengisi.

 

About Author: Wartini, S.Pd. Bio

Avatar
Guru Go Blog, hobi menulis buku. Suka tantangan, penyuka kopi hitam. Seorang ibu dari 2 anak. Melalui blog ini berbagi inspirasi untuk kalangan guru dan masyarakat.

Comment

News Feed