SERUNYA PERSIAPAN BENCHMARKING SIN-KUL

Terbayang di benak Anda, hari gini dilarang selfi-selfi di sembarang tempat? Yang ada selalu selfi di manapun berada. Saat technichalmeeting disampaikan hal penting yang perlu diperhatikan: jangan selfi semaunya terutama saat di Singapore, dan juga pesan-pesan yang lain yang sifatnya teknis. Hal yang paling membuat resah adalah larangan selfi-selfi semaunya. Bisakah larangan selfi semaunya sendiri ini bisa ditaati? Bagaimana keseruan teman-teman saat di Singapore, di Malaysia? Catatan perjalananku baru dimulai.

Study banding, istilah kerennya Bench Marking ala Pasca Sarjana membuka wawasan global dengan study banding di universitas luar negeri. Seorang magister harus berwawasan lebih. Pengalaman pertamaku keluar negeri membuat aku harap-harap cemas. Wawasan baru, pengalaman-pengalaman baru yang pasti seru itu yang terbayang olehku tetapi sekaligus muncul kecemasan karena saat ini baru hangat-hangatnya pemberitaan tentang virus corona.

Pembuatan paspor, persiapan paling awal

Aku yakinkan diriku serta suami dan anak-anakku bahwa kita berlindung hanya kepada Allah, disertai juga usaha secara fisik dengan memakai masker. Persiapan sudah aku lakukan jauh-jauh hari, mulai dari pembuatan paspor. Paspor sudah jadi tanggal 16 Desember 2019.

Kami berdua puluh lima mahasiswa Pasca Sarjana IAINU Kebumen mempercayakan untuk acara BM SIN-KUL kali ini dengan biro perjalanan PT Alaistour Manajemen dengan manajer yang masih muda, ganteng, lulusan S2 IIUM Malaysia sekaligus sebagai pemandu wisata.

Faridan Mukhlas, manajer Alaistour Manajemen sekaligus pemandu Bench Marking

IIUM ini adalah salah satu universitas yang dituju untuk study banding. Jadi kami lebih mantab pemandunya berpengalaman kuliah di universitas IIUM selama 3 tahun dan cukup hafal seluk beluk tentang Malaysia. Dari tempat-tempat wisata, kulinernya sampai wisata belanjanya yang paling favorit. Dan yang jelas pemandu wisata yang satu ini paling sabar melayani kami terutama emak-emak rempong yang selalu heboh di setiap persinggahan. Satu yang selalu dicari. Toilet… toilet… toiletnya mana mas? Dengan senyum tulus dan sabar memandu kami. Tidak kalah seru lagi di tempat wisata belanja, harus lebih sabar.

Mahasiswa Pasca Sarjana IAINU Kebumen memiliki latar belakang yang beragam. Dari usianya berbeda-beda antara 22 tahun sampai 68 tahun, latar belakang profesinya ada guru, kepala sekolah, pengusaha, penyanyi, ASN dan juga ada seorang pensiunan. Kami berduapuluh lima, 15 diantaranya adalah perempuan. Terbayang bagaimana rempongnya emak-emak?

Dengan latar belakang yang berbeda ini maka diperlukan pelayanan khusus dari pihak biro untuk bisa melayani. Di sinilah keseruan-keseruan muncul, dari yang membuat jidat mengkerut, membuat tertawa lepas dan ada yang membuat prihatin.

Perjalanan dimulai dari kampus Pasca IAINU Kebumen tanggal 30 Januari 2020 jam 02.00 menuju bandara Adi Sucipto Yogyakarta. Jam 05.00 kita sampai ke bandara, sholat subuh di masjid bandara. Masih cukup waktu untuk sarapan pagi, persiapan tiket pesawat, dokumen keimigrasian dan lain-lain. Penerbangan jam 07.15 menggunakan pesawat Air Asia.

Maskapai penerbangan Air Asia

Penerbangan dari bandara Adi Sucipto ke Changi Singapore ditempuh sekitar 2,5 jam. Ada perbedaan waktu 1 jam lebih awal antara Yogyakarta dengan Singapore. Estimasi waktu penerbangan dari Adi Sucipto jam 07.15 WIB sampai Changi jam 10.45 waktu Singapore.

Masya Allah, segitunya persiapan BM kali ini. Segala cemilan masuk koper, takut kelaparan bu?

Mau tahu keseruan-keseruan perjalananku kali ini? Ikuti terus catatan perjalanan kami Bench Marking SIN-KUL 2020 Pasca Sarjana IAINU Kebumen bersama Alaistour Manajemen (ATM).

Bersambung

 

Facebook Comments
__Posted on
February 4, 2020
__Categories
Hangout
Avatar

Author: Wartini, S.Pd. Bio

Guru Go Blog, hobi menulis buku. Suka tantangan, penyuka kopi hitam. Seorang ibu dari 2 anak. Melalui blog ini berbagi inspirasi untuk kalangan guru dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *