by

POSITIF FEELING, NYAMANKAN HATI NYAMANKAN RASA TUK BAHAGIA

Saya baru membaca postingan teman di status medsosnya. Temanku itu memposting IG nya motivator ternama di Indonesia yaitu Ary Ginanjar Agustian. Di IG beliau menyatakan bahwa orang yang kena covid-19 rata-rata orang yang ketakutan sehingga dia drop dan imun tubuhny tidak keluar, dan di situlah covid-19 masuk dan menyerang.

Pesan penyemangat penting untuk membalik pola pikir warga agar optimis. Orang-orang yang optimis itu secara alami imun tubuhnya akan kuat. Yang tidak kalah penting kita bangkitkan motivasi dari dalam diri kita sendiri. Dengan apa kita bisa termotivasi? Positif  feeling. Anda setuju? Mari kita bersama melakukan positif feeling, automotivasi yang sangat diperlukan untuk kita supaya bisa selalu optimis menhadapi segala permasalahan.

Bangkit Dan Saling Menyemangati

Motivasi-motivasi untuk selalu optimis dan bersemangat dalam menjalani hidup ini. Apalagi dalam situasi yang seperti saat ini, kita perlu saling menyemangati bangkit dari keterpurukan. Sebesar apapun motivasi dari luar masih lebih ampuh kalau motivasi itu berasal dari dalam diri sendiri, tetapi ini perlu latihan. Yuuk.. sama-sama kita berlatih untuk itu.

Dalam kehidupan modern yang progresif ini, kita harus bisa mengontrol dan mengendalikan ketakutan atau pikiran negatif dari apa yang kita alami. Para motivator biasanya menganjurkan agar dilawan dengan berbagai trik sikap mental dan cara berpikir positif yang justru berpotensi menimbulkan konflik batin.

Dalam hal ini berlaku hukum Newton (aksi-reaksi) : “energi apapun yang ditekan akan balik menekan sebesar energi yang ditekankan tadi. Berpikir positif berarti melawan pikiran negatif. Hal ini yang ditekankan oleh para motivator dalam program-program pengembangan diri.

Bahwa untuk mencapai keinginan kita harus berpikir positif. Padahal pikiran kita (12%) hanyalah efek dari perasaan kita (88%). Bagaimanapun kita berupaya membentuk pikiran positif, kalau perasaan kita masih negatif pasti pikiran kita akan  kembali negatit. Kalau Anda berhasil membuat perasaan Anda tenang dan positif maka otomatis Anda akan berpikir positif. Perasaan tenang dan positif itulah yang disebut positif feeling, yang akan menuntun Anda ke quantum ikhlas.

Berlatih Menyelaraskan Pikiran dan Perasaan Untuk Bisa Positif Feeling

Latihan ini berguna untuk menyelaraskan pikiran dan perasaan Anda. Dengan kata lain memudahkan Anda untuk menciptakan perasaan enak terhadap suatu hal. Anda bisa lakukan untuk diri sendiri maupun secara lembut memotivasi orang lain.

Ketika Anda menginginkan sesuatu yang belum terjadi, meskipun Anda ungkapkan dengan hati-hati, selalu terbersit semacam ketidakyakinan apakah Anda bisa mendapatkannya. Sebersit keraguan itu sudah cukup untuk mensabotase doa Anda sendiri.

Mari berlatih untuk mengatakan (pada diri sendiri) atau menuliskan keinginan Anda dengan didahului kalimat “Rasanya lebih enak ya, kalau…..” akan membuat perasaan Anda selalu positif.

Contoh-contoh untuk berlatih positif feeling:

  • Rasanya lebih enak ya, kalau setiap orang di kantor ini bekerja dengan gembira.
  • Rasanya lebih enak ya, kalau semua orang di sekolah ini bisa bekerja sama
  • Rasanya lebih enak ya, kalau urusan saya selalu lancar
  • Rasanya lebih enak ya, kalau hubungan saya dengannya bisa kembali baik.

Latihan “Rasanya lebih enak ya, kalau…” ini efektif sebab kita berlatih untuk mengungkapkan keinginan kita yang belum tercapai dengan rasa yang lebih ikhlas dan terasa lembut di hati.

Jika Anda ingin memperbaiki kondisi keuangan silakan coba yang ini:

  • Rasanya lebih enak ya, kalau penghasilan saya selalu lebih besar dari pengeluaran saya
  • Rasanya lebih enak ya, kalau tabungan saya di bank ada Rp…

Jika Anda sedang mencari pasangan hidup yang serasi, Anda bisa mencoba yang ini:

  • Rasanya lebih enak ya, kalau ada orang yang cocok dengan saya sedang mencari orang yang persis seperti saya
  • Rasanya lebih enak ya, kalu bisa bertemu dengan pujaan hati yang memiliki kesukaan yang sama dengan saya

Mari kita berlatih untuk mem-positif-kan perasaan kita, sehingga kita merasa tenang, ikhlas dan inilah bahagia. Jangan lupa bahagia ya… Dengan positif feeling seperti ini sukses dan performance hanya tinggal masalah waktu.

About Author: Wartini, S.Pd. Bio

Avatar
Guru Go Blog, hobi menulis buku. Suka tantangan, penyuka kopi hitam. Seorang ibu dari 2 anak. Melalui blog ini berbagi inspirasi untuk kalangan guru dan masyarakat.

Comment

News Feed