by

PERINGATAN HARI JADI TAHUN INI, BANJARNEGARA BERTAMBAH USIA 260 TAHUN

Peringatan ulang tahun hari kelahiran, berarti bertambah usianya 1 tahun. Tetapi tidak berlaku untuk hari ulang tahun Banjarnegara tahun ini. Peringatan ulang tahun kali ini Banjarnegara bertambah usia 260 tahun. Perubahan hari jadi Kabupaten Banjarnegara dari tanggal 22 Agustus 1831 menjadi 26 Februari 1571. Hal ini bisa terjadi karena ada kajian lagi tentang sumber sejarah., berdasar pada babad Kalibening yang merupakan sumber sejarah Banyumas. Pengkajian dilakukan oleh sejarawan Banyumas yaitu Profesor Sugeng Priyadi. Anda penasaran? Berarti sama dengan saya, kok bisa catatan sejarah mengalami perubahan.

Hari jadi sama dengan hari kelahiran, sama juga hari jadi Banjarnegara berarti sama dengan hari kelahirannya. Ibarat kelahiran seorang anak, hari kelahiran adalah momentum yang sangat penting si anak tersebut. Hari jadi Banjarnegara yang mengalami perubahan berdasarkan Peraturan Daerah yang dissahkan oleh sidang paripurna DPRD tanggal 5 Maret 2019, ini pasti ada dasar yang kuat dari jejak sejarah yang ada, yang berarti pula meluruskan sejarah.

Dasar Perubahan Hari Jadi Banjarnegara

Peringatan ulang tahun berarti usianya bertambah 1 tahun, tetapi peringatan ulang tahun hari jadi Banjarnegara tahun ini (2020) usia kotaku ini bertambah 260 tahun. Hal yang tidak biasa dan menjadi banyak yang bertanya-tanya.

Pakaian Adat Kabupaten Banjarnegara

Senin Pon, tanggal 1 Syawal tahun 978, bertepatan dengan tanggal 26 Februari 1571 Sultan Pajang pada waktu itu yaitu Sultan Hadiwijaya atau Joko Tingkir menobatkan menantunya yaitu Joko Kaiman menjadi Adipati Wirasaba.

Menyadari statusnya hanya sebagai putra menantu, maka demi menjaga keutuhan keluarga maka setelah diangkat menjadi adipati, Joko Kaiman akabupaten kecil untuk saudara-saudara iparnya yaitu:

  1. Kabupaten Wirasaba diserahkan kepada Kyai Ngabehi Wargo Wijoyo
  2. Kabupaten Merden diserahkan  kepada Kyai Ngabehi Wiroyudo
  3. Kabupaten Banjar Petambakankepada Kyai Ngabehi Wiroyudo
  4. Kaupaten Banyumas di daerah Kejawar dipimpin sendiri oleh Joko Kaiman (Wargo Hutomo II)

Kebijakan ini disetujui semua saudara iparnya dan mendapatkan ijin dari Sultan Hadiwijoyo selaku Sultan Pajang pada saat itu. Karena kebijakannya membagi daerah Kabupaten Wirasaba menjadi 4 kabupaten tersebut, maka Kanjeng Adipati Wargo Hutomo II mendapat julukan Adipati mrapat. Peristiwa tersebut merupakan awal adanya pemerintahan Kabupaten Banjar Petambakan, cikal bakal Kabupaten Banjarnegara.

Rangkaian Acara Hari Jadi Banjarnegara tahun 2020

Perubahan hari jadi Banjarnegara membawa spirit baru bagi kemajuan Kabupaten Banjarnegara.  Rancangan acaranya dibuat spektakuler, maka jangan lupa  untuk seluruh mayarakat Banjarnegara berpartisipasi aktif dan menikmati seluruh rangkaian kegiatan peringatan hari jadi Banjarnegara yang ke 449.

About Author: Wartini, S.Pd. Bio

Avatar
Guru Go Blog, hobi menulis buku. Suka tantangan, penyuka kopi hitam. Seorang ibu dari 2 anak. Melalui blog ini berbagi inspirasi untuk kalangan guru dan masyarakat.

Comment

News Feed