by

Penyakit Degeneratif, Penyakit Tidak Menular Yang Banyak Diderita Oleh Masyarakat Modern

Penyakit degeneratif adalah penyakit yang menyebabkan terjadinya kerusakan atau penghancuran jaringan atau organ tubuh. Penyakit ini tidak menular, disebabkan oleh serangan radikal bebas dari lingkungan yang tercemar.

Di dunia, angka kejadian penyakit degeneratif semakin meningkat terutama di negara – negara maju. Hal tersebut disebabkan oleh meningkatnya angka harapan hidup, gaya hidup tidak sehat, dan tingkat kesembuhan terhadap penyakit – penyakit infeksi semakin tinggi. Dulu, sebelum penemuan antibiotik angka kejadian dan angka kematian karena penyakit – penyakit infeksi masih tinggi. Di Indonesia, penyakit – penyakit degeneratif mulai menjadi perhatian karena meningkatnya angka kejadian dan angka kematian yang disebabkan penyakit generatif ini.

Jenis Penyakit Degeneratif Paling Menakutkan

Radikal Bebas dan Tingkat Stres Yang Tinggi Memicu Timbulnya Penyakit Degeneratif.

Radikal bebas adalah molekul yang kehilangan satu buah elektron dari pasangan elektron bebasnya, dimana elektron bebasnya memerlukan pasangan dengan cara bereaksi dengan molekul lain, membentuk radikal bebas yang baru. Jadi efek merusaknya seperti yang digambarkan di film-film tentang vampire. Vampire yang menggigit orang yang normal maka orang yang digigit (korban) akan menjadi vampire juga, sementara vampire yang menggigit tadi tetap sebagai vampire. Dengan istilah lain terjadi reaksi berantai dari radikal bebas tersebut. Kalau seseorang sedang mengalami tingkat stres yang tinggi, maka akan mempercepat terjadinya reaksi berantai tersebut, sehingga semakin mempercepat kerusakan dan gangguan fungsi organ tubuh manusia.

Polusi Udara, Pestisida dan Pengawet Makanan, Merupakan Sumber Radikal Bebas Terbanyak Yang Ada di Sekitar Kita

Sumber radikal bebas berasal dari dalam tubuh dan luar tubuh. Radikal bebas berkontribusi sangat besar terhadap timbulnya penyakit degeneratif seperti serangan jantung, alzeimer, stroke dan kanker.

Radikal bebas dari dari dalam tubuh meliputi proses oksidasi, oksidasi enzimatik dan respiratory burst. Sedangkan yang berasal dari luar tubuh seperti polusi udara, radiasi UV, sinar X, pestisida, pengawet dan asap rokok.

Sumber Radikal Bebas

Anti Oksidan Untuk Melawan Radikal Bebas, Berfungsi Sebagai Pencegahan Terhadap Penyakit Degeneratif

Untuk melawan serangan radikal bebas yaitu dengan zat anti oksidan. Pola hidup sehat dan cerdas dapat menghindari ancaman bahaya radikal bebas dalam tubuh. Zat yang bersifat sebagai anti oksidan yaitu betakaroten, vitamin C dan vitamin E. Ketiga zat tersebut banyak terkandung di dalam buah dan sayuran.

Sumber Anti Oksidan

Anti oksidan bukanlah molekul biasa. Ia adalah molekul “pemangsa” radikal bebas, pelindung kulit, hingga menjaga tubuh terhindar dari penyakit jantung dan stroke. Jenis penyakit penyebab kematian tertinggi saat sekarang ini. Anti oksidan adalah sosok pahlawan bagi kesehatan kita hari ini dan ke depan nanti.

About Author: Wartini, S.Pd. Bio

Avatar
Guru Go Blog, hobi menulis buku. Suka tantangan, penyuka kopi hitam. Seorang ibu dari 2 anak. Melalui blog ini berbagi inspirasi untuk kalangan guru dan masyarakat.

Comment

News Feed