by

MENANAM SAYURAN DAN BUAH-BUAHAN UNTUK SWAKONSUMSI DAN BISA DIJUAL

Aktivitas berurban farming yang paling mudah dilakukan adalah menanam buah dan sayuran, memanfaatkan  lahan di sekitar rumah, yang relatif tidak terlampau luas. Kegiatan menanam (berkebun) itu asal tahu caranya dan mau belajar.

Kegiatan menanam juga mengasyikan, dan menyehatkan. Aktivitas fisik saat menanam dapat membakar kalori sama seperti saat berolah raga. Saat berada di lingkungan yang ada tanamannya berarti di situ banyak oksigen yang diproduksi oleh tanaman akan terhirup dan membuat kerja otak semakin membaik. Maka hal inilah yang menjadikan aktivitas menanam di sekitar lingkungan rumah bisa menjadi kegiatan untuk menghilangkan lelah dan stres.

Kenapa dimulai dari menanam buah dan sayuran?

Kalau pada era zaman tahun 90an dan sebelumnya, masih ingat slogan “makanan 4 sehat 5 sempurna yang terdiri dari nasi, lauk, sayur, buah dan disempurnakan dengan segelas susu. Tetapi sekarang sudah ada pergeseran makna, bahwa makanan sehat adalah makanan seimbang yang kaya akan serat dan tercukupi kebutuhan air.

Kebutuhan  akan  serat bisa dipenuhi dari konsumsi buah dan sayur. Jadi buah dan sayur harus ada di menu makanan sehat. Sehingga kebutuhan buah dan sayuran meningkat seiring dengan pola makan sehat yang terus disosialisasikan ke masyarakat saat ini.

 

Keuntungan Konsumsi Sayuran dan Buah-buahan

Sayuran dan buah-buahan yang bisa ditanam di lahan sekitar rumah dan bisa dibudidayakan secara organik serta sudah populer banyak disukai masyarakat. Jenis sayuran ini bisa berupa biji-bijian, umbi-umbian,berupa bumbu-bumbu serta sayuran berupa daun. Sedangkan untuk jenis buah-buahan yang bisa ditanam di sekitar  rumah, yang tidak membutuhkan  lahan yang luas diantaranya pepaya, markisa, jeruk, nanas, alvokad, jambu biji, pisang, semangka.

Saat ini Indonesia masih menghadapi masalah gizi tidak seimbang, yaitu masalah kurang gizi, gizi ganda, dan gizi lebih yang beresiko menimblkan penyakit degeneratif (penyakit tidak menular), yaitu penyakit yang timbul karena penurunan fungsi organ tubuh. Upaya pencegahannya yaitu dengan makan dengan makanan yang bergizi seimbang.

Buah dan Sayuran Organik

Sayuran dan Buah-buahan, bahan Pangan Yang Kaya Akan Serat

Sayuran dan buah-buahan di bawah ini adalah sayuran dan buah-buahan yang biasa dikonsumsi masyarakat sebagai asupan gizi yang untuk menu makanan bergizi seimbang, yang menjadi konsep makanan sehat saat ini. Untuk memenuhi gizi seimbang, maka harus mengkonsumsi bermacam-macam bahan pangan. ragam makanan yang dikonsumsi dapat berupa bahan segar, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, daging dan ikan.

Berikut kandungan zat gizi dari sayur dan buah, sebagai referensi untuk menyusun menu makanan gizi seimbang bagi keluarga Anda.

  1. Bayam : bayam merupakan sayuran sumber zat besi (Fe), vitamin A, dan kalsium (Ca) dengan kandungan energi 36 kalori/100 gr
  2. Kangkung : mengandung vitamin A dan C, mineral Fe, Ca dan Phosphor. Kandungan energinya 29 kalori/100 gr
  3. Caisim (sawi hijau) : mengandung kalsium 125 mg/100 gr, zat besi 1,9 mg dan protein 1,7 mg. Kandungan kalorinya 220 kalori/100 gr, dan sedikit vitamin c serta phosphor.
  4. Katuk : mengandung vitamin A dan C, mineral Fe, Ca, dan kandungan energi/kalorinya 29 kalori/100 gr.
  5. Daun singkong : mengandung zat besi, protein, lemak, karbohidrat, phosphor,Vitamin A, B1, dan C serta mineral Fe dan Ca. Kadungan kalorinya 73 kalori/100 gr.
  6. Pepaya : mengandung kalori, protein, karbohidrat, mineral kalsium Phosphor, at besi serta vitamin A,B1 dan C.
  7. Jeruk : kaya akan vitamin dan mineral, terutama vitamin C serta tinggi serat.
  8. Semangka : mengandung serat, antioksidan, serta vitamin A dan C.
  9. Pisang : mengandung 300 mg/100 gr, vitamin B (B1, B2,B12) 100 mg/100gr, kalsium 100 mg/100gr, phosphor, kalium, zat besi.
  10. Jambu biji : mengandung vitamin A dan C yang tinggi

Tanaman buah dan sayuran yang telah tersebut di atas adalah jenis buah dan sayuran yang bisa ditanam di lahan yang sempit, dan mudah sekali cara menanam dan merawatnya sampai tanaman berbuah. Kalau produksi dari tanaman yang ditanam di lahan sekitar rumah berlebihan dibandingkan dengan kebutuhan untuk keluarga, maka bisa dijual.

Keunggulannya adalah bebas dari bahan kimia beracun yang sangat membahayakan kesehatan manusia. Ayo menanam sayur dan buah di halaman rumah, kebutuhan gizi seimbang untuk keluarga terpenuhi dan lebinya bisa dijadikan bisnis sayur dan buah organik, yang sekarang baru ngetrend di masyarakat.

About Author: Wartini, S.Pd. Bio

Avatar
Guru Go Blog, hobi menulis buku. Suka tantangan, penyuka kopi hitam. Seorang ibu dari 2 anak. Melalui blog ini berbagi inspirasi untuk kalangan guru dan masyarakat.

Comment

News Feed