MANFAAT DIBALIK UMBI GADUNG YANG BERACUN

Sering kita lihat makanan cemilan yang disebut keripik gadung. Cemilan yang renyah dan gurih ini ternyata diolah dari umbi gadung, jenis umbi-umbian yang mengandung racun. Walau beracun, umbi ini masih bisa dikonsumsi asalkan pengolahannya tepat.

Pengolahan umbi gadung yang benar akan menghilangkan racun yang terkandung di dalamnya. Racun dari umbi gadung ini mengakibatkan rasa pusing, bahkan hingga muntah yang terkenal dengan istilah “mendem gadung”, mabok karena racun yang ada di gadung.

Umbi Gadung

Abu Gosok Hilangkan Racun Pada Gadung

Racun yang terdapat dalam umbi gadung dapat dihilangkan dengan cara mencampurnya dengan abu gosok.

Berikut cara menghilangkan racun pada umbi gadung:

  1. Cara mengolah umbi gadung agar kandungan racunnya hilang adalah dengan menggunakan abu gosok
  2. Kupas dan iris umbi gadung, lalu campurkan dengan abu gosok
  3. Pendam di dalam tanah selama tiga sampai empat hari
  4. Setelah itu umbi diambil dan dicuci sampai bersih
  5. Remas-remas sampai air cuciannya tidak berwarna putih
  6. Cuci dengan air yang mengalir
  7. untuk pengecekan terakhir, rendam dalam air, dan diberi segenggam beras. Setelah direndam sehari semalam dicek kalau ada perubahan warna beras menjadi kebiruan berarti umbi gadung masih mengandung racun. perlu direndam lagi di dalam air dan dicuci dengan air yang mengalir.

Jika Anda masih ragu dalam mengolah gadung dan mengonsumsi umbi gadung, Anda bisa berkonsultasi langsung pada masyarakat yang biasa mengolah dan mengonsumsi umbi gadung di kehidupan sehari-harinya agar terhindar dari risiko yang tidak diinginkan.

Menghilangkan Racun Umbi Gadung Dengan Abu Gosok

Seperti di desa Petir Kecamatan Purwanegara, yang merupakan sentra produk umbi gadung di wilayah Banjarnegara. Di desa itu banyak diproduksi cemilan dari umbi gadung. Kebanyakan yang ahli mengolah umbi gadung menjadi tidak beracun adalah dari kalangan generasi tua. Selanjutnya untuk jenis olahannya sudah ada peran para generasi muda untuk berinovasi.

Kripik Gadung

Selama ini umbi gadung dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai salah satu sumber makanan pokok, biasanya digunakan sebagai pengganti nasi. Rasa dari umbi gadung ini gurih. Mengonsumi umbi gadung dipercaya mampu menambah energi dan kalori dalam tubuh, serta menurunkan kolesterol. Kandungan karbohidrat pada gadung cukup tinggi yaitu 29,7 gram dari 100 gram umbi gadung. Tanaman gadung ini banyak tumbuh liar di semak-semak, yang selama ini memang belum dibudidayakan.

Kandungan racun yang ada di umbi gadung memiliki manfaat lain yaitu sebagai bahan membuat pestisida nabati. Budi daya tanaman ini perlu dikembangkan untuk mendukung keanekaragaman sumber pangan dan menuju pertanian organik, yang memanfaatkan racun pada gadung sebagai pestisida nabati (alami).

Facebook Comments
__Posted on
March 25, 2019
__Categories
kearifan lokal
Avatar

Author: Wartini, S.Pd. Bio

Guru Go Blog, hobi menulis buku. Suka tantangan, penyuka kopi hitam. Seorang ibu dari 2 anak. Melalui blog ini berbagi inspirasi untuk kalangan guru dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *