KURKUMIN PADA TEMULAWAK SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI

Satu lagi tanaman suku jahe-jahean (zingiberaceae) yang berkasiat obat dan antioksidan alami. Secara alamitemulawak tumbuh dengan baik di lahan-lahan yang teduh dan terlindung dari terik sinar matahari.

Di habitat alami rumpun tanaman ini tumbuh subur di bawah naungan pohon bambu atau pohon jati. Namun temulawak juga dapat dengan mudah ditemukan di tempat yang banyak terpapar sinar matahari sepanjang hari, misalnya di tegalan. Secara umum tanaman ini memiliki daya adaptasi yang tinggi terhadap berbagai cuaca di daerah tropis.

Mengenal Tanaman Temulawak Dan Kandungan Zat di Dalamnya 

Tanaman ini berbatang semu dengan tinggi tanaman antara 1 – 2 meter.. Pelepah daun berwarna hijau atau coklat gelap. Rimpang terbentuk dengan sempurna dan bercabang kuat, berukuran besar, bercaban-cabang kuat berukuran besar dan berwarna coklat kemerahan atau kuning tua.

Tanaman temulawak

Hasil tes uji yang dilakukan Blai Penelitian Tanaman dan Obat, diperoleh sejumlah zat/ senyawa kimia dalam rimpang temulawak antara lain: air 19,98%, serat 12,6%, abu (karbon) 4,62%, sari alkohol 9,48 %, dan kurkumin 2,29%. Dari hasil pengujian ditemukan juga kandungan alkaloid, flavonoid, fenolik, triterpennoid, glikosida tannin, saponin dan stereid.

Selain itu terdapat juga kandungan minyak atsiri sebesar 3,81%, meliputi d-kamfer, sikloisoren, mirsen, p-toluil, metikarbinol, siklo isoren, mirsen, falandren, borneol, tumerol, xanthorrhizal, sineol, zingiberen, zingiberol.

Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan

Pemanfaatan temulawak sebagai obat sudah dilakukan sejak dulu hingga sekarang. Pada umumnya temulawak dibuat jamu tradisional. Jamu temulawak diyakini dapat mengobati pegal linu, rhematik, rasa lelah, diare, wasir, disentri, sakit kuning, sembelit, kurang nafsu makan, radang lambung dan kejang-kejang.

Rimpang temulawak

Manfaat jamu temulawak:

  1. Menjaga kesehatan hati dan empedu. Kandungan zat yang bernama katoga sangat baik untuk kesehatan hati, membantu memperbaiki sel hati yang rusak, sebagai bahan untuk memproduksi empedu.
  2. Mengurangi radang sendi

Temulawak mengandung kurkumin dapat membantu mengurangi radang sendi. Minum jamu temulwak secara rutin untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

  1. Menurunkan lemak darah

Kurkuminoid dalam temulawak mampu menetralkan kadar lemak dalam darah. Kolesterol dalam darah bisa berkurang dengan mengonsumsi jamu temulawak secara rutin.

  1. Mengatasi penyakit maag
  2. Melancarkan pencernaan

Menyembuhkan gangguan pencernaan, misalnya sembelit, perut kembung, diare.

  1. Menyehatkan jantung
  2. Mengatasi gangguan ginjal

Ginjal yang sehat akan berfungsi dengan baik, sehingga tubuh juga akan lebih sehat

  1. Mencegah dan mengobati kanker

Temulawak mengandung zat yang bisa menghentikan peredaran darah kotor, yang bisa memicu pertumbuhan sel yang tidak normal dan berubah menjadi kanker. Jamu temulawak ini mampu mengatasi penyakit kanker prostat.

  1. Meringankan osteoarthitis

Penyakit osteoarthritis merupakan gangguan kesehatan yang menyebabkan peradangan pada sendi. Penggunaan tmulawak untuk mengatasi radang sendi sudah dilakukan sejak ribuan tahun yang lalu di India

  1. Mengobati sakit limfa.

Cara mengolah Temulawak Sesuai Peruntukannya

Cara mengolah temulawak menjadi jamu, disesuaikan dengan peruntukannya harus memperhitungkan komposisinya dan cara mengolahnya menjadi jamu. Harus diperhatikan juga cara minumnya brapa kali dalam sehari. Komposisi yang tidak tepat akan mempengaruhi efektivitas manfaat jamu temulawak ini.

  1. Cara mengolah temulawak untuk mengobati sakit maag

Berikut cara pengolahan temulawak untuk mengobati sakit maag:

  • Siapkan 1 jari rimpang temulawak
  • Cuci rimpang temulawak hingga bersih lalu kupas kulitnya
  • Iristipis-tipis rimpang temulawak menggunakan pisau
  • Rebus irisan temulawak dengan 5 gelas air
  • Setelah mendidih, tunggu 3 menit baru diangkat
  • Minum air rebusan tadi minimal 1 gelas perhari, minum dalam kondisi hangat
  • Jika suka bisa ditambah kunyit dan madu alami
  1. Untuk melindungi dan menjaga kesehatan hati

Bagi anda yang sedang menderita penyakit liver/hepatitis A Anda bisa mengkonsumsi pengobatan herbal temulawak untuk obat liver.

  • Siapkan temulawak 15-20 gram
  • Bersihkan dan kupas lalu diparut
  • Campur air matang sedikit saja dalam parutan temulawak kemudian peras ambil airnya saja
  • Tambahkan 200 ml air (1 gelas), masak hingga mendidih lalu angkat.
  • Minum secara langsung selagi hangat
  1. Cara mengolah temulawak untuk obat hepatitis
  • Siapkan 1 jari rimpang temulawak
  • Cuci dan kupas kemudian anggrek sampai memar
  • Rebus temulawak dalam panci yang berisi 4 gelas air
  • Rebus sampai air tinggal setengahnya
  • Dinginkan, dan minum air rebusan ini 2 kali yaitu pagi dan sore (sekali minum 1 gelas saja).

Minumlah jamu dari empon-empon ini secara proporsional komposisinya, disesuaikan dengan peruntukannya, dengan dosis yang pas/ tidak berlebihan sehingga kita bisa mendapatkan manfaat secara maksimal tanpa efek samping.

 

Facebook Comments
__Posted on
March 31, 2020
__Categories
Kesehatan
Avatar

Author: Wartini, S.Pd. Bio

Guru Go Blog, hobi menulis buku. Suka tantangan, penyuka kopi hitam. Seorang ibu dari 2 anak. Melalui blog ini berbagi inspirasi untuk kalangan guru dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *