by

Kemampuan Menjual, Kunci Sukses Segala Profesi

Sales atau tenaga penjual yang sering kita lihat yang blusukan keluar masuk perkampungan atau kompleks perumahan. Biasanya mereka direkrut oleh perusahaan yang bergerak di bidang penjualan atau dari perusahaan yang menghasilkan suatu produk.

Di kalangan masyarakat kita, profesi sales (tenaga penjual)adalah profesi yang dipandang sebelah mata. Terkadang kalau mereka mau menawarkan dagangannya maka ada sebagian orang yang justru berusaha untuk menutup pintu jangan sampai mereka masuk rumah. Padahal di luar negeri profesi sales menduduki strata di atas pegawai atau karyawan.

Comunication For Sale

1. Aktivitas Menjual Mengasah Mental dan Kepribadian

Masyarakat pada umumnya tidak menyadari bahwa kemampuan menjual itu sangat diperlukan di bidang apapun. Sebagus apapun suatu produk barang atau jasa tidak akan laku. Hal ini berarti tidak bisa menghasilkan omset yang bisa menghasilkan finansial yang kita butuhkan.

Untuk bisa menjual, diperlukan faktor lain untuk mendukung. Terutama mental dan kepribadian dari si penjual tersebut. Mental dan kepribadian bisa terbentuk dari pengaruh lingkungan dan latihan

2. Ajining Dhiri Ana Ing Lathi, Ajining Raga Ana Ing Busana.

Ungkapan orang Jawa ini masih relevan sampai zaman sekarang. Kepribadian seseorang terlihat dari penampilannya (performa). Performa seseorang bisa dilihat dari cara berpakaian dan cara berkomunikasi. Cara berpakaian yang sesuai akan mencerminkan kepribadian seseorang. Dalam pepatah Jawa dikatakan “ajining dhiri ana ing lathi, ajining raga ana ing busana”, kurang lebih artinya harga diri tergantung pada ucapannya, berharganya badan/raga tergantung dari busana yang dipakai.

3. Komunikasi Yang Kreatif, Bisa Mempengaruhi dan Merubah

Seseorang akan dihargai pertama adalh dilihat cara berpakaian, tidak kalah penting bagaimana seseorang berkomunikasi (ucapannya). Cara berkomunikasi bisa secara verbal maupun non verbal. Komunikasi verbal berupa ucapan atau kata-kata, sedangkan komunikasi non verbal dapat berupa ekspresi muka dan bahasa tubuh. Kedua bentuk komunikasi ini dipadukan maka akan menghasilkan komunikasi yang kreatif. Bagaimana supaya kita bisa berkomunikasi secara kreatif?

Komunikasi Dalam Sebuah Team

Yang pertama membangun pribadi yang berkesan, dan yang kedua bisa membaca bahasa tubuh.

Dengan berkomunikasi secara kreatif menjadi faktor utama untuk bisa mengadakan negosiasi dalam rangka mendapatkan konsumen (dalam arti bisa menjual). Asah selalu kemampuan berkomunikasi Anda, tingkatkan penjualan Anda dan raih kesuksesan

 

About Author: Wartini, S.Pd. Bio

Avatar
Guru Go Blog, hobi menulis buku. Suka tantangan, penyuka kopi hitam. Seorang ibu dari 2 anak. Melalui blog ini berbagi inspirasi untuk kalangan guru dan masyarakat.

Comment

News Feed